.::. Cuba Tengok Berapa Ramai Orang Yang Ziarah .::.

Monday, June 27, 2011

Memperkokoh Keteguhan Hati

Dalam menjalani hidup, tentu saja kita dihadapkan oleh berbagai macam penderitaan. Penderitaan itu sendiri dapat didefinisikan sebagai sebuah perasaan menanggung atau memikul beban ujian yang mungkin sangatlah berat. Diperlukan hati yang sangat kuat untuk tetap bisa menghadapinya. Penderitaan ini juga bertingkat-tingkat intensitasnya. Namun penderitaan ini bukanlah sebuah akhir dari segalanya. Justru penderitaan ini ialah awal dari sebuah tujuan hidup yang bahagia dan menyenangkan.

“Berakit-rakit ke hulu, berenang ketepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.”

Itulah sebuah pantun yang sudah tak asing lagi di telinga kita. Makna dari pantun tersebut ialah, bahwasannya segala tujuan dan cita-cita yang kita inginkan tidaklah begitu saja kita dapatkan dengan mudah. Semua butuh proses yang panjang dan penuh rintangan menghadang. Kita haruslah bersakit-sakit dahulu, merasakan apa itu yang namanya kerja keras, kelelahan, penderitaan. Semua itu adalah proses yang harus dilalui untuk mencapai tujuan dan cita-cita.

Bagaikan karang yang dihempas ombak. Begitulah seharusnya kita dalam menjalani berbagai cobaan hidup. Janganlah menyerah dan putus asa. Karena sesungguhnya keputus asaan ialah membawa kita kepada kehancuran. Memang untuk mencapai tujuan hidup, kita akan merasakan banyak penderitaan. Penderitaan ini adalah sebuah pelajaran yang menjadikan kita lebih kokoh, bahkan melebihi kokohnya batu karang yang terhempas ombak.

Untuk memperkokoh hati ini, diperlukan berbagai trik, diantaranya :
1. Janganlah cepat merasa putus asa. Keputusan adalah tindakan yang sangat sia-sia. Tidak ada nilai positif yang terkandung di dalamnya. Keputus asaan selalu membayang-bayangi kita. Untuk menyiasatkannya, sellu berpikir positif dan berpikir ke depan. Ingatlah bahwa segala sesuatunya butuh proses dan kerja keras untuk meraihnya. Tidak mungkin, sepiring nasi begitu saja ada dihadapan kita. Semua itu butuh proses untuk dapat menjadi sepiring nasi.
2. Ikhlas dan sabar. Seseorang yang ingin mencapai sebuah tujuan hidup yang diinginkannya, haruslah memiliki sifat ikhlas dan sabar dalam hatinya. Ikhlas ialah menerima segala kondisi diri yang menimpanya. Menerimanya dengan ikhlas merupaka sesuatu yang sangat penting. Di samping ikhlas, kesabaran juga sangat penting. Jika kita tidak memiliki kesabaran dalam melakukan sesuatu, hanya akan mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.
Kedua poin ini sangat penting untuk dapat memperkokoh hati dari berbagai macam cobaan dan penderitaan hidup. Semoga bermanfaat untuk semuanya.

No comments:

Post a Comment